<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>kesucian hati mencari keredhaan Allah</title>
	<atom:link href="http://lenterasufi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lenterasufi.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Feb 2009 04:29:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lenterasufi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>kesucian hati mencari keredhaan Allah</title>
		<link>http://lenterasufi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lenterasufi.wordpress.com/osd.xml" title="kesucian hati mencari keredhaan Allah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lenterasufi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PEMANFAATAN SAINS YANG SELAMAT DAN MENYELAMATKAN</title>
		<link>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/pemanfaatan-sains-yang-selamat-dan-menyelamatkan/</link>
		<comments>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/pemanfaatan-sains-yang-selamat-dan-menyelamatkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 04:29:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mosafzas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/pemanfaatan-sains-yang-selamat-dan-menyelamatkan/</guid>
		<description><![CDATA[Disampaikan oleh Dr. Ing. Gina Puspita pada Seminar Menyongsong Tahun Baru Hijrah 1424 Di Islamic Center Serang, Banten Indonesia, 9 Maret 2003 1. Sains dalam pembinaan Peradaban Material Pesatnya perkembangan ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) semakin terasa dari hari ke hari. Banyak hasil dari perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang tadinya diluar angan-angan manusia. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=21&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:10pt;" lang="EN-GB">Disampaikan oleh </span></em><em><span style="font-size:10pt;" lang="EN-GB">Dr. Ing. Gina Puspita</span><span style="font-size:10pt;" lang="EN-GB"> pada Seminar Menyongsong Tahun Baru Hijrah 1424</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:10pt;" lang="EN-GB">Di Islamic Center Serang, Banten Indonesia, 9 Maret 2003</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><strong><span lang="EN-GB"> </span></strong></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="EN-GB">1. Sains dalam pembinaan Peradaban Material</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="letter-spacing:.3pt;" lang="AF">Pesatnya perkembangan ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) semakin terasa dari hari ke hari. Banyak hasil dari perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang tadinya diluar angan-angan manusia. Contohnya : penyampaian informasi yang dahulu perlu waktu hingga berbulan-bulan, kini dengan adanya telepon, facsimile, internet, dapat sampai ke tujuan hanya dalam beberapa detik saja. Selain dalam bidang komunikasi, perkembangan dalam bidang lainpun seperti material, bioteknologi, dll tidak dapat kita nafikan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="letter-spacing:.3pt;" lang="AF"> <span id="more-21"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="letter-spacing:.3pt;" lang="AF">Kita mengakui bahwa sains memang telah ambil peranan penting dalam tamadun atau peradaban material. Penemuan-penemuan sains telah memberikan bermacam-macam kemudahaan, mulai dari air yang cukup dengan memutar/menekan kran telah menggantikan sumur, yang kadang perlu dicari jauh dari rumah. Perjalanan yang dulu perlu ditempuh berbulan-bulan, sekarang dapat ditempuh hanya beberapa jam saja dengan pesawat terbang, hinggalah penemuan-penemuan lain yang sangat membedakan cara hidup manusia zaman sekarang dibanding zaman dulu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="letter-spacing:.3pt;" lang="AF"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="letter-spacing:.3pt;" lang="AF">Sebenarnya semua ini adalah nikmat, anugerah dari Tuhan yang patut manusia syukuri. Tetapi kelihatannya, semakin maju manusia, semakin sains berkembang, semakin sedikit manusia yang bersyukur. Malah kejahatan di kalangan manusia bertambah kejam. Adakalanya manusia bukan seperti manusia lagi, karena sudah hilang kemanusiannya. Sebagai bukti cukup besar yaitu dengan adanya kloning manusia baru-baru ini. Dimana manusia tidak dilahirkan atas ‘pertemuan’ lelaki dengan perempuan, tapi atas percantuman sel yang diambil dari salah satu bagian tubuh manusia. Manusia sudah seperti buta dengan peringatan Tuhan. Padahal sebelum kloning manusia, kloning yang dibuat pada hewan (domba), telah berkali-kali mengalami kegagalan. Hasil kloning baru didapat setelah lebih dari 200 kali percobaan. Dan hasil kloning itupun tidak dapat bertahan hidup lama karena penyakit gen dan ketuaan yang terlalu dini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="letter-spacing:.3pt;" lang="AF"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="letter-spacing:.3pt;" lang="AF">Terimakasih pada Tuhan yang menurunkan agama Islam sebagai petunjuk, dimana manusia dilarang untuk berkawin dengan keluarga dekat karena diantaranya dapat menimbulkan berbagai penyakit. Dapat dibayangkan bila makhluk dijadikan dari sel bagian tubuhnya sendiri, tak heran akan timbul berbagai penyakit lebih parah lagi. Itu mungkin sebabnya walau sudah diberitakan adanya kloning manusia, tetapi tidak pernah dipublikasikan foto bayi dari hasil kloning tersebut. Tidak mustahil bahwa itu karena ada kecacatan atau penyakit lain lagi. Atau mungkin tidak berhasil atau bayi tersebut sudah tiada. Itu baru dari sudut fisikal, yang dapat menimbulkan penzaliman, karena bisa cacat, berpenyakit dan lain-lain, belum lagi penzaliman bathiniah seperti masalah nasab. Namun begitulah manusia, ingatan dari Tuhan tidak dijadikannya sebagai pengajaran, hingga bukan saja sudah hilang pri kemanusiaanya, bahkan pri ‘kedombaannya’ pun sudah tak ada. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="letter-spacing:.3pt;" lang="AF"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="letter-spacing:.3pt;" lang="AF">Yang lebih menyedihkannya lagi, masih dengan contoh yang sama, ilmuwan-ilmuwan yang menjalankan kloning ini percaya bahwa manusia yang pertama pun hasil kloning dari makhluk angkasa luar. Bagi mereka Tuhan tidak ada. Padahal mereka belum dapat membuktikan adanya makhluk angkasa luar dan merekapun tidak dapat membuktikan bahwa Tuhan itu tidak ada. Ya Allah, begitulah nampaknya jika manusia menuhankan ilmunya, maka ia dapat diperbudak oleh ilmunya, sehingga dalam bergelimang ilmu, manusia jadi macam manusia bodoh. Kalaulah manusia sebagai hasil kloning makhluk angkasa luar, lalu siapa yang membuat kloning manusia angkasa luar itu?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="AF"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="AF">Itu salah satu contoh dari sekian banyak contoh yang cukup menyedihkan. Tentu kita inginkan sains yang Tuhan sudah berikan pada kita dapat kita memanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan cara selamat dan juga menyelamatkan manusia dan seluruh makhluk. <span style="letter-spacing:.3pt;">Sebagai manusia tentu kita menginginkan kebahagiaan. Begitu juga kita mengharapkan agar sains ini dapat kita gunakan untuk kemaslahatan manusia tanpa harus memberikan mudharat kepada manusia. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="AF"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="AF">Mengapa dengan semakin berkembangnya sains tetapi manusia semakin jauh dari ketenangan dan kebahagiaan? Tentu ini bukan karena sains adalah sesuatu yang mesti dibuang. Sebenarnya yang menjadi masalah pada dunia dari dulu sampai sekarang bukan karena sains tersebut yang awalnya netral, bukan juga karena material-material yang sudah wujud, seperti batu, besi, perak, timah atau hasil buatan manusia seperti mobil, sepeda dan lain-lain. Bukan juga karena benda-benda yang ada di alam seperti buah, tanaman. Tetapi yang menjadi masalah adalah pada manusianya. Bila manusia yang menjadi masalah, maka benda-benda hasil usaha manusia tadi akan menjadi masalah. </span><span lang="EN-GB">Contohnya anggur, yang merupakan hasil alam. Anggur tidaklah menjadi masalah, tapi dapat menjadi masalah bila manusia berhadapan dengan manusia yang jahat.<span> </span>Dibuatlah anggur menjadi arak. Maka timbullah masalah. Yang salah tentulah bukanlah anggurnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Sebab itu masalah utama yang perlu dibaiki adalah ‘<strong>manusia’</strong>nya. Manusia sudah tidak ada ‘<strong>rasa hamba’</strong>. Jadi sebelum kita membahas peranan sains dan cara memanfaatkannya, terlebih dahulu kita bahas tentang peranan manusia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="EN-GB">2. Peranan Manusia di Dunia</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR">Mungkin pembaca merasa aneh atau baru mengenal istilah rasa hamba ini. Hal tersebut normal terjadi karena rasa hamba tidak pernah dibahas oleh manusia di dalam sains politik, ekonomi, bahkan dalam sains psikologi sekalipun. </span><span lang="EN-GB">Karena semua sains itu hanya berkait dengan hal fisik manusia atau keperluan luar dan lahiriah manusia. Sebenarnya selain sains-sains tersebut, manusia memerlukan satu sains yang menjadi pelengkap sains-sains yang digunakan dalam kemajuan material. Buktinya, banyak ahli-ahli sains walaupun membuat kemajuan yang banyak tetapi mereka menjadi manusia-manusia yang kecewa, putus asa, bahkan tidak kurang yang bunuh diri. Sebenarnya selain unsur fisikal, akal, pada diri manusia ada unsur lain yang juga sangat penting yaitu unsur perasaan, yang disebut ruh atau jiwa. Jika untuk kemajuan material yang dapat dilihat oleh mata, difikir oleh akal, manusia pun memerlukan sains yang canggih, apalagi untuk dapat menguasai perasaan, memajukan ruh tentulah diperlukan satu sains yang juga canggih dan teramat penting yaitu <strong>sains rohaniah</strong> atau <strong>spiritual science</strong>. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Seperti yang disebutkan didalam Al Qur’an yang menjadi sumber dari <strong>sains rohaniah</strong>, Tuhan mengutus manusia ke dunia dengan dua peranan, yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Sebagai hamba Allah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Artinya: “<em>Tidak Aku jadikan jin dan manusia itu melainkan agar mereka beribadah kepadaKu</em>.”<span> </span><em>(Ad Dzariat: 56)</em></span><em><span style="font-family:&quot;color:#003399;" lang="IN"></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Sebagai khalifah Allah</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2"><span lang="EN-GB">Firman ALLAH:</span><span style="font-family:&quot;color:#003399;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Artinya : “<em>Sesungguhnya Aku hendak menciptakan seorang khalifah di muka bumi ini</em>.” </span><em><span lang="IN">(Al Baqarah: 30)</span></em><em><span style="font-family:&quot;color:#003399;" lang="IN"></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Yang dimaksud dengan peranan sebagai hamba, bukanlah sekedar manusia tahu bahwa dirinya hamba. Mengetahui saja bahwa diri adalah hamba, tidak cukup. </span><span lang="EN-GB">Yang lebih penting dari itu adalah manusia mesti bersifat hamba. Adalah satu kewajiban bagi manusia untuk mempunyai rasa hamba. Jadi siapa yang menghilangkan sifat kehambaan nya dia telah melakukan kesalahan yang besar. Diantara sifat-sifat hamba itu ialah manusia mesti berakhlak seperti akhlak seorang hamba, bersikap sebagai seorang hamba. Dia mestilah bersifat malu, menyerah diri dengan Tuhan, merujuk kepada Tuhan, redho dengan Tuhan, sabar takut dan cinta Tuhan, membesarkan Tuhan, mensucikan Tuhan dari berbagai macam syirik, memuji Tuhan, dll. Inilah yang dimaksud dengan peranan hamba. Jadi dari peranan hamba ini bukan saja manusia tahu bahwa dia seorang hamba tapi hendaklah dia bersikap sebagai seorang hamba.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Peranan sebagai hamba, yaitu merasakan diri sebagai hamba, adalah sangat penting selain untuk manusia itu sendiri sebagai individu, tapi juga sangat penting dipunyai untuk dapat memainkan peranan kedua yaitu sebagai khalifah Allah. Rasa hamba itu mesti ada dan sangat penting, supaya ketika dia melaksanakan peranan ke dua, untuk mentadbir dunia, mengatur dunia, mengimarahkan dunia, memajukan dunia, memakmurkan dunia, menyelamatkan dunia, mengamankan dunia, mengharmonikan dunia, dia akan mentadbir, mengatur dan memerintah<span> </span>dengan baik. Semua ini tidak mungkin terjadi, bila tiada sifat-sifat hamba. Ini ada hubungan dengan sikap-sikap hamba, seorang hamba mesti mengekalkan sifat hamba. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Jika seorang hamba Tuhan itu memainkan peranan yang kedua untuk menjadi khalifah di bumi, contohnya ada yang jadi pemimpin, ada yang bertugas di bagian pendidikan, ekonomi, pembangunan, kebudayaan, dan sebagainya, dimana sifat kehambaan itu tidak dapat dikekalkan, maka dia akan zalim di bidangnya. </span><span lang="FR">Kalau dia pemimpin, dia zalim, kalau dia mengatur ekonomi, dia akan zalim di bidangnya. </span><span lang="EN-GB">Begitu juga di bidang pendidikan, dibidang kebudayaan, dia akan zalim. </span><span lang="FR">Mengapa terjadi demikian?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR">Bila seseorang tidak ada sifat kehambaan lagi, maka lahirlah sifat-sifat ketuanan : sifat ego, sombong, pemarah, rasa diri tinggi dan lain-lain. </span><span lang="EN-GB">Kalau khalifah bersikap seperti itu maka manusia akan mendapat kesusahan. Bukan sampai disitu saja efeknya, tapi iapun pasti mendapat reaksi dari orang lain, yaitu dari pihak yang ditadbir. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Maka akan terjadilah konflik diantara dua golongan, yaitu : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">1. golongan yang mendapat kuasa di bidang masing2</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">2. golongan lain yang lebih banyak, yaitu golongan yang ditadbir</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Bila terjadi konflik antara 2 golongan ini maka hilanglah kasih sayang, hilanglah perpaduan, hilanglah kebahagiaan dan keharmonian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Sebab itu hamba mesti mengekalkan sifat kehambaan, supaya ketika ia menjadi khalifah di bidang masing-masing maka dia dapat benar-benar berperanan sebagai khalifah Tuhan. Tapi kalau sifat hamba telah hilang, bagaimana dia dapat menjadi khalifah Tuhan. Orang yang tidak ada rasa hamba, bila semakin besar kuasanya, maka akan semakin besar sombongnya. Sombong itulah yang akan diledakkan kepada golongan-golongan yang lemah. Ataupun kalau ada golongan yang kuat seperti dia, dia bimbang, takut-takut mereka datang menguasainya, maka mereka akan menyerang, seperti yang Amerika buat pada Irak dan dunia. Pada Irak dia buat secara kasar, pada negara lain dia buat secara lembut, sabotase, karena dia berhasrat untuk menguasai dunia. Begitulah hamba yang sudah tidak ada rasa hamba lagi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Setelah kita fahami peranan manusia, yaitu sebagai hamba dan khalifah, pertanyaan berikutnya adalah apakah peran sains menurut Islam?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="EN-GB">3. Peranan Sains Menurut Islam</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Sebenarnya, bukan saja sains dan teknologi yang Tuhan ketahui. Karena Tuhan hendak menjadikan manusia ini sebagai hamba dan menjadikan khalifah mentadbir dunia maka Tuhan tahu apa yang mesti dibekalkan. Jadi Tuhan datangkan manusia ke dunia bukan dengan tangan kosong. Tapi Tuhan siapkan khazanah, aset kekayaan baik itu yang bersifat material atau pun berupa ilmu, sains. Supaya khazanah-khazanah dan kekayaan itu, segala kepandaian itu yang Tuhan izinkan manusia menguasainya, dapat digunakan untuk hamba-hamba Allah juga. Supaya dibagi-bagikan, supaya dimanfaatkan untuk hamba-hamba Allah, supaya benda-benda itu dikhidmatkan kepada manusia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Jadi melalui peranan hamba dan khalifah tadi dengan kekayaan, bahan-bahan, aset-aset, yang diberikan Tuhan, merekapun memanfaatkan untuk seluruh manusia. Maka akan timbullah kasih sayang diantara manusia yang ramai dan lemah ini supaya manusia yang sedikit dan kuat itu dapat memberikan khidmat dan manfaat. Maka terjadilah kasih sayang antara 2 kelompok, hidup harmoni dan bahagia. </span><span lang="FR">Jadi soal sains dan teknologi berdiri sendiri. Tuhan jadikan semua itu sebagai alat, sebagai perhubungan supaya lahir kasih sayang antara sesama manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR">Namun, manusia, yang memang pun dijuluki ‘insan’, yang artinya pelupa, kebanyakan manusia lupa bahwa alat-alat tersebut, baik berupa ilmu, material, Tuhan berikan untuk dijadikan alat kasih sayang. Padahal Allah yang Maha Pengasih, Penyayang, sentiasa mengingatkan manusia sekurang-kurangnya 5 kali sehari semalam, di akhir ibadah asas penghambaan manusia pada Tuhan, yaitu sholat, Allah ingatkan manusia untuk memberi salam ke sebelah kiri dan ke sebelah kanan. Seolah Tuhan ingatkan, ‘Lepas ini buktikan penghambaan engkau kepada Ku dengan cara bekhidmat, menebarkan kasih sayang ke seluruh makhluk dengan menggunakan bekalan yang Aku beri.’</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Malangnya manusia pun sering kalah dengan makluk lain dalam memanfaatkan bekalan yang Tuhan beri. </span><span lang="FR">Walaupun seorang saintis sekalipun. </span><span lang="EN-GB">Kalau kita melihat burung, sejak dalam telur lagi Tuhan tahu apa kebutuhan burung. Bila sudah cukup lengkap alat-alat anggota tubuhnya, Tuhan ilhamkan pada burung itu untuk menetas. Bukan itu saja, Tuhan lengkapkan juga keadaan sekitar untuknya. Misalkan dijadikan adanya kasih sayang induk pada burung, hingga sebelum burung dapat mencari makan sendiri, si ibu akan pergi mencari makan dan kembali ke sarang nya tanpa pernah salah dimana letak sarangnya! Kita tidak dapat bayangkan kalau Tuhan tidak lengkapkan ini, maka matilah anak burung sebelum dapat menjadi besar. Setelah itu tidak lama kemudian, sayap yg tadinya basah lama-kelamaan menjadi kering, kemudian dia coba-coba untuk terbang. Aneh, berbagai cara burung terbang. Dia tahu sayap nya sesuai untuk jenis terbang yang seperti apa. Ada yang take off secara vertikal, ada yang perlu berlari-lari kecil dahulu, dan lain-lain. Sedangkan burung tidak belajar di ‘sekolah’. Siapa yg mengajarkan mereka dengan begitu hebat? Sedangkan bermilyar-milyar burung dalam waktu bersamaan, sedang belajar. Patutnya itupun sudah cukup membuat seseorang tersungkur dihadapan Tuhan. Tapi betapa malangnya manusia, yang katanya sainsnya tinggi, teknologinya canggih, riset puluhan tahun untuk membuat pesawat dengan meniru burung terbang, tidak sampai kepada rasa bahwa ada yang Maha Hebat yaitu Tuhan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Kalau diambil contoh yang sangat mudah, seorang ibu bila melahirkan anak akan dilengkapkan dengan ASI. Tetapi karena hendak menjaga ‘body’, seorang ibu, bahkan ada yang saintis, tidak pun mau menyusukan anaknya. Akhirnya banyak yang timbul penyakit, juga kasih sayang ibu dan anak tidak menjadi subur bahkan mati. Kalaulah dia berprilaku sebagai hamba, ia akan bertanya pada Tuhan, bagaimana mengunakan alat-alat untuk menjaga anaknya. Bila rasa hamba tiada, jangankan hendak menjadi khalifah bagi orang lain, kepada anak sendiripun kasih sayang tidak menjadi perhatian baginya. Kalaulah rasa hamba ada pada seseorang, maka dia akan merasa bahwa dirinya adalah hak Tuhan. Sains juga adalah hak Tuhan. Maka dia akan gunakan sains dan dirinya menurut apa yang Tuhan kehendaki.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Begitulah pentingnya rasa hamba pada manusia. Bila rasa hamba sudah tiada, maka dia akan sombong, zalim, menyalah gunakan kuasa. Segala kekayaan ilmu, khazanah sains dan ekonomi yang Tuhan bagi yang patutnya digunakan untuk kasih sayang, dia akan ambil kepentingan diri. Jadi alat-alat yang Tuhan bagi itu bukan untuk Allah lagi dan bukan untuk manusia tapi untuk kepentingan diri dan monopoli. Akhirnya jadi manusia yang sombong. Inilah yang berlaku sejak dunia ada. Sombong sampai saat ini. Jarang seorang hamba dapat mengekalkan sifat hamba. Jika tidak dapat mengekalkan sifat hamba, bila mereka menguasai pentadbiran atau pemerintahan, maka mereka menyalah-gunakan kuasa, akhirnya mereka akan menyalah gunakan alat-alat yang Tuhan bagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="EN-GB"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="EN-GB">4. Rasa Hamba Kehebatan Saintis</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Dari uraian di atas, jelaslah bagi kita bahwa jika hanya karena seseorang itu orang yang pandai, ahli sains, orang kaya, orang yang berkuasa, orang yang berpendidikan tinggi, atau yang mendapat penemuan-penemuan sains, kita tidak bangga dengannya. Yang kita bangga kalau dia memiliki rasa hamba dan dapat mengekalkan sikap hambanya itu. Bila dia jadi pemimpin atau berperan di berbagai bidang dan dapat mengekalkan sifat hambanya, barulah dia dapat dibanggakan. Kalau pemimpin ada sifat hamba, dia tidak akan menyalah gunakan kuasa dan dia tidak akan menyalah gunakan alat-alat yang Tuhan bagi bahkan ia akan turut berperan serta dalam melahirkan keamanan, kedamaian, dan keharmonian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR">Malangnya yang terjadi justeru sebaliknya. Dengan ilmu dan kuasanya, manusia jadi lebih kejam dari pada yang tidak ada ilmu. </span><span lang="EN-GB">Yang berkuasa menyalah gunakan kuasanya. Untunglah kita tidak kuat seperti amerika. Kalau kita kuat seperti amerika, sedangkan rasa hamba tidak ada, maka kita akan kejam seperti amerika juga. Waktu kita lemah, amerika kuat dan menyalah gunakan kuasa, kita katakan amerika zalim. Kalaulah kita kuat dan kitapun tidak ada rasa hamba, maka kejadiannya akan sama, amerika akan kata kita zalim.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Negara-negara Non blok yang sudah bersidang marah dengan amerika. Coba kita bertanya pada mereka. Kalau mereka kuat seperti amerika, apakah mereka tidak akan menyerang<span> </span>amerika? Jangan-jangan mereka akan jajah amerika. Apa bukti bahwa kalau mereka kuat seperti amerika, mereka akan berkhidmat pada dunia? </span><span lang="FR">Jangan-jangan jadi lebih jahat dari pada Amerika. Setengahnya baru saja berkuasa di satu negara, sudah zalim pada rakyat, walaupun dengan mengatasnamakan keadilan. Kalau kekuatannya lebih besar lagi, bisa jadi menyerang negara lain, sebab rasa hamba tiada. </span><span lang="EN-GB">Bila rasa hamba tiada, bukan saja dia rasa tuan. </span><span lang="FR">Yang lebih parahnya lagi, dia akan rasa diri Tuhan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Mengekalkan rasa hamba bukanlah satu tugas yang mudah. </span><span lang="FR">Ini lebih sulit daripada menemukan ilmu-ilmu. Oleh karenanya, untuk mengembangkan sains dan teknologi, Tuhan tidak perlu mengutus nabi dan rasul. Bahkan orang tidak kenal Tuhan pun Tuhan beri juga. Tapi untuk mendapatkan rasa hamba yang memang sangat diperlukan manusia, Tuhan turunkan Nabi dan Rasul.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR">Itulah kasih sayang Tuhan yang amat besar pada manusia, mengutus nabi dan rasul untuk mendidik manusia agar mendapatkan rasa hamba. </span><span lang="EN-GB">Manusia yang sudah tidak ada rasa hamba, sebenarnya dia berada dalam kesalahan. </span><span lang="FR">Dosa setiap saat ditulis bila tak ada rasa hamba. Betapalah berdosanya bila satu hari, 1 bulan, 1 tahun tidak ada rasa hamba. Ini adalah salah satu sains rohaniah yang banyak manusia sudah melupakannya. Padahal manusia diperintahkan untuk mengekalkannya. Oleh karenanya sejak zaman Rasul SAW, setelah khulafaur rasyidin tiada, kita sudah kehilangan orang-orang seperti ini. Kita rindu dengan orang yang digelar barruharahim. Yang pengasih dan peyayang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR">Sejarah telah membuktikan bagaimana sahabat-sahabat itu membuat orang_orang kafir masuk Islam. Adakah ini karena orang kafir kagum dengan ilmu, sains dan teknologi para sahabat? Padahal sahabat tidak tahu lagi ilmu-ilmu sains yang canggih-cangguh. Sebab waktu itu Arab belum maju seperti Romawi dan Parsia. Tetapi orang masuk Islam. Bukan karena kagum dengan ilmu, sains dan teknologi, tapi karena faktor taqwa. Sahabat-sahabat yang pergi ke cina, cuma dua atau 3 orang saja. Waktu itu Cina sudah maju. Orang Cina masuk Islam waktu itu bukan karena ilmu, sains dan teknologi para sahabat, bahkan para sahabat belum lagi tahu bahasa Cina, tetapi masyarakat tertarik dengan akhlak sahabat. </span><span lang="EN-GB">Sekarang banyak saintis Islam di dunia bahkan sudah ada yang mendapat hadiah Nobel. </span><span lang="FR">Sudah berapa banyak orang masuk Islam karena sains mereka? Sekarang bukan saja dengan saintis orang tidak tertarik dengan Islam, bahkan karena belajar sains ada yang hingga terganggu keislamannya. Karena terlalu membesarkan sains, ada seorang pelajar berkata : Tuhan tidak buat kapal terbang, amerika buat kapal terbang. Sudah banyak yang syirik karena sains. Padahal sains hanya 1 juzuk kecil dalam kehidupan manusia. </span><span lang="EN-GB">Kita mesti memanfaatkan sains supaya manusia semakin takut dengan Allah dan dapat mentadbir dunia modern supaya orang takut dengan Allah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Patutnya para saintis merekalah orang-orang yang paling takut dengan Allah. Tapi karena hal itu tak terjadi, maka berapa banyak ingatan dari Tuhan yang Allah datangkan dengan menggunakan hasil teknologi manusia sendiri. Bencana-bencana yang tidak pernah terjadi sebelum ini. Di USA mudah saja Allah hancurkan kota-kota. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="EN-GB">5. Jadikan Saintis yang Berjaya Sebagai Teladan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Karena kita adalah hamba dan khalifah Tuhan, dan sains itu juga hak Tuhan, maka untuk menjadi saintis yang berjaya, manusia mesti mengambil tolok ukurnya orang-orang yang Tuhan telah pilih menjadi saintis yang berjaya. Saintis terbesar selama dunia ini ada tentulah Rasul Muhammad SAW. Rasul SAW, dengan sains rohaniahnya telah ‘memalaikatkan’ manusia tetapi saintis sekarang kebanyakan telah ‘menghewankan’ manusia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Saintis Islam, atau Ulil Albab, mesti mengintegrasikan sains dengan rasa bertuhan. Dalam Al Quran<span> </span>Allah berfirman, artinya:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">‘(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi….’</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;" align="right"><em><span lang="EN-GB">Al Imran ayat 191</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Dengan ayat ini, Allah menyuruh manusia untuk mengingati Allah dahulu di waktu berdiri, duduk, bahkan berbaring. Setelah itu barulah disuruh berfikir dan mengkaji.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Dengan kata lain, ahli sains akan selamat dan menyelamatkan jika ia mula dengan menanamkan rasa bertuhan, rasa kehambaan, baru setelah itu berfikir dan mengkaji. Kalau tidak, hasil kajian itu akan jadi tuhannya dan ia akan rosak dan merosakkan. </span><span lang="FR">Begitulah ahli sains Islam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR">Lihatlah bagaimana Rasul datang memberi contoh kepada manusia, yaitu diawali dengan menajamkan roh para sahabat,<span> </span>artinya mendidik para sahabat hingga memiliki sifat taqwa. </span><span lang="EN-GB">Dalam Al Quran Allah berfirman yang maksudnya takutilah Allah, nanti Allah akan ajar kamu. Jadi menajamkan roh adalah dengan bertaqwa. Bila roh tajam atau mempunyai sifat taqwa maka akan dapat mencerahkan akal.<span> </span>Roh kuat, akal pun kuat. Tapi jika berawal dari akal, maka bisa jadi roh akan bertambah buta. Kalau dari akal semata-mata, mungkin cerdik tapi dia akan tersesat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Jadi mesti berawal dari roh, sebab itu tidak akan sesat. Roh yang akan mengontrol.<span> </span>Buktinya kalaulah Rasulullah SAW datang pada bangsa Rom dan Parsi, nanti orang akan mengatakan Rasulullah tidak mampu mencerdaskan manusia sebab dia turun pada kaum yang sudah maju. Orang akan mengatakan Rasulullah hanya mampu memperkenalkan Tuhan tapi tidak mampu buat kemajuan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Rasulullah SAW diturunkan bukan saja pada bangsa yang terbelakang, bahkan tulis baca pun tidak tahu. Tapi dengan datangnya Rasulullah SAW mereka bukan saja menjadi<span> </span>bangsa yang akhlaknya luar biasa, tapi akalnya terbuka, lahir bermacam-macam ilmu. Itulah hasil menajamkan roh. Di samping manusia berakhlak tinggi, kemajuan pun tinggi. Kalau hanya pandai, tapi roh tidak dibangun maka akan seperti hewan atau syaitan. Kepandaian disalah gunakan, seperti orang jahat dapat senjata. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Nabi Sulaeman ketika melihat ahli sainsnya berjaya memindahkan istana Ratu Balqis dalam sekelip mata, ia bertanya pada dirinya, Ya Allah akankah aku syukur atau kufur atas nikmatMu ini? Ini seoarang nabi, begitu cemasnya mendapatkan suatu anugrah dari Tuhan. Apalagi manusia biasa setiap kali mendapatkan sesuatu yang baru dari Tuhan, patutnya lebih cemas lagi dari itu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Contoh saintis lain yang dapat dijadikan teladan adalah Imam Ghazali, Mimar Shinan. Mimar Shinan, dari Turki adalah juga seorang wali. Berbagai bangunan dan masjid yang dibinanya lebih dari 500 tahun yang lalu sangat menunjukkan betapa hebatnya Kuasa Tuhan yang dapat memberikan ilmu-ilmu yang luar biasa pada orang yang kuat hubungannya dengan Tuhan. Di saat gempa bumi di Turki, tahun 2000, puluhan ribu orang mati, ratusan bangunan runtuh, tapi berbagai bangunan dan masjid karya Mimar Shinan masih tetap tegar berdiri. Dalam pembangunan mesjid tersebut Tuhan Ilhamkan berbagi aplikasi teknologi : <em>aerothermik</em>, <em>sipil</em>, <em>acoustik</em> dan <em>kimia</em>, dimana formulanya sendiri baru dapat ditemukan pada abad 20. Sedihnya orang Islam memuja saintis barat padahal mereka hanya menemukan formulanya saja dan belum ada saintis barat yang dapat membuat bangunan dengan arsitektur seperti yang telah dibuat oleh Mimar Shinan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Bila tidak paham kedudukan sains, manusia sering memandang hebat para saintis yang membuat kajian hingga menemukan sesuatu. Sedangkan mereka tidak merasa kehebatan Tuhan. Padahal apalah istimewanya.<span> </span>Para saintis mengkaji dan menemukan benda yg memang sudah ada dan wujud. Sebab benda nya sudah wujud, seolah dia mencari dan menemukan barang yang hilang, apalah hebatnya. </span><span lang="FR">Adakah para saintis mengadakan makhluk yang tadinya tidak wujud, misalnya kumpulkan ahli sain sedunia untuk membuat katak, tapi bukan dari benih katak yang sudah ada.<span> </span>Yang tadinya tidak ada kemudian mampu diwujudkan, misalnya membuat sebiji pasir. Nyatalah bahwa mereka selama ini hanya menemukan tapi kemudian bangga dengan penemuannya dan lupa dengan Tuhan. Mampu membuat robot, tapi kemudian lupa bahan-bahan robot itu berasal dari mana.<span> </span>Kalau dia boleh buat bahan itu baru hebat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="FR">Sepatutnya semakin banyak penemuan-penemuan yang Tuhan berikan, manusia semakin bertambah rasa bertuhan dan rasa kehambaannya. </span><span lang="EN-GB">Semakin tersungkur dengan Tuhan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="EN-GB">5. Kesimpulan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Akhirnya, dari uraian di atas, kita dapat menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Secara umumnya ahli sains atau cerdik pandai, semakin dia pandai semakin cerdik tentang dunia, maka akan semakin bodoh dengan Tuhan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Ahli sains semakin dia dapat penemuan-penemuan, semakin dia membesarkan diri dan membesarkan hasil penemuanya, maka ia semakin melupakan kebesaran Tuhan. Yang lebih rusak lagi dia semakin tidak yakin dengan adanya tuhan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Semakin banyak kemajuan yang dihasilkan oleh ahli sains, ia semakin kufur dengan nikmat tuhan. Artinya dia syukur dengan dirinya, merasa dirinya yang menghasilkan hingga kufur dengan Tuhan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Kalau akal saja diasah, walau orang pandai sekalipun, tetapi melupakan hal-hal rohaniah, maka semakin banyak kemajuan yang dibuat, hanya berjaya memajukan dunia, tetapi tidak mampu menyelamatkan dunia. Kadang dengan hasil sains itulah dia merusakkan dunia</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Di sini baru kita paham, supaya hasil kemajuan yang didapat selamat menyelamatkan manusian, mesti digabungkan antara ilmu wahyu dan akal, barulah selamat menyelamatkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Kalau orang hanya bersandar pada ilmu wahyu semata-mata, ia hanya mempertajamkan rohaniah menafikan akal, mundur di dunia, maju di akhirat. Di dunia kehidupannya susah, tapi dia akan mendapat keselamatan di akhirat </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Yang bersandar semata-mata pada akal dan menafikan wahyu, maka mungkin mereka maju di dunia tapi tidak selamat di akhirat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="FR"><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="FR">Orang yang paling bahagia, paling aman harmoni, yang selamat menyelamatkan, adalah orang yang menggabungkan wahyu dan akal, menggabungkan rohaniah dan akal. Inilah orang yang menang dan berjaya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="FR"><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="FR">Orang yang hanya bertunjangkan akal saja maju bagaimanapun akan tersesat bila tanpa wahyu. Agar manusia mempunyai akal yang terpimpin hingga kemajuan itu dapat dimanfatkan, mestilah orang kenal tuhan dulu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>10.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="FR">Kalaulah tujuan Tuhan wujudkan dunia dan manusia ini untuk kemajuan, cukuplah ahli fikir dan filsafat saja, tidak perlu Tuhan mengutus Rasul Nabi. </span><span lang="EN-GB">Manusia perlu keselesaan hidup. Tapi hendaklah dari kemajuan itu akan melahirkan kehidupan aman damai, harmoni, tidak ada ketakutan. </span><span lang="FR">Sebab itu diutus Rasul. </span><span lang="EN-GB">Ahli fikir hanya dapat membuat kemajuan saja. Hendak aman damai, inginkan harmoni, kasih sayang, mereka tidak dapat membuatnya. Bahkan sadar atau tidak, merekalah yg menghuru harakan dunia hari ini</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>11.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Diantara dua tokoh, tokoh rohani dan tokoh kemajuan, yang tercatat dalam sejarah yang banyak diuji adalah tokoh rohani. Rasul, nabi, kadang kadang mereka berjuang tidak mendapat kejayaan, tetapi tidak ada Rasul yang bunuh diri. Tapi tokoh kemajuan material, banyak yang dalam membuat kejayaan dia bunuh diri. Artinya dia gagal dalam kejayaan. Sedangkan para Rasul, tidak ada yang bunuh diri. Kalau berjaya lagilah. Seperti Nabi Sulaeman, Rasulullah SAW. Begitu hebatnya Rasul-rasul, kadang usahanya gagal tapi tidak pernah kecewa dan putus asa. Sedang tokoh kemajuan material dalam berjaya dia bisa kecewa dan putus asa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>12.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Orang rohani kalau dia berjuang, dia akan mampu menundukkan ahli akal. Tapi ahli akal walau bagaimanapun cerdiknya, tidak akan mampu menundukan ahli rohani.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-GB"><br /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span lang="EN-GB">Cerdik dan Pandai</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Apabila seorang mukmin itu mempertajam <strong>hati atau jiwanya</strong></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Ditajamkan lagi dengan <strong>rasa bertuhan</strong> dan <strong>rasa kehambaan</strong></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Kemudian dibawa <strong>berfikir</strong> dan <strong>berfikir</strong></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Dia akan jadi orang yang <strong>cepat cerdik</strong> dan <strong>pandai</strong></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Lihatlah apa yang telah dilakukan oleh Rasululah SAW</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Bangsa Arab yang tidak tahu menulis dan membaca dididik olehnya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Berhadapan degan bangsa Rom dan Parsi yang bertamadun yang menguasai dunia di waktu itu</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Sedangkan bangsa Rom dan Parsi hanya mengasah akalnya semata-mata,</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Maka menjadilah mereka orang yang pandai</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Tapi Rasulullah mengasah akal dan jiwa bangsa arab dan bangsa2 yang mengikutinya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Maka dengan masa yang singkat sahaja yaitu 23 tahun</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Umat Islam menjadi umat yang cepat pandai dan cerdik</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Akhirnya di dalam masa 30 tahun umat Islam menguasai se dunia</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Fakta sejarah ini patut orang Islam mengetahui dan mengambil pengajaran dari padanya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Untuk mengejar tamadun barat dan timur yaitu komunis</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Tajamkan jiwanya dan akalnya serentak</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Umat Islam akan cepat menjadi cerdik dan pandai</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Mengatasi timur dan barat yang hanya semata2 mempertajam akalnya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Tapi malangnya umat Islam jiwanya sudah buta</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Akalnya pula tidak digunakan seperti apa yang digunakan oleh orang barat dan timur</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Sedangkan mereka di waktu ini sudah lebih maju dan bertamadun dari umat Islam</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Bagaimanakah umat Islam dapat mengalahkan mereka</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Maka oleh itu umat Islam kenalah ubah sikapnya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Jangan hanya mempertajam kan akal seperti yang sedang hendak dilakukan sekarang</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Tapi yang lebih utama jadikan tapaknya itu mempertajamkan jiwa lebih dahulu</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB">Di atas ketajaman jiwa itulah bawalah berfikir dan terus berfikir</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Natijahnya nanti sangat luar biasa</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR">Iaitu akan melahirkan ilmu-ilmu yang dalam dan seni yang menakjubkan dunia</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="FR"> </span></em></p>
<p><span lang="EN-GB"><strong>Abuya Syeikh Imam Ashaari At Tamimi</strong> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span lang="EN-GB"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span lang="EN-GB">&#8212;-</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lenterasufi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lenterasufi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lenterasufi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lenterasufi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lenterasufi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lenterasufi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lenterasufi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lenterasufi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lenterasufi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lenterasufi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lenterasufi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lenterasufi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lenterasufi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lenterasufi.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=21&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/pemanfaatan-sains-yang-selamat-dan-menyelamatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cf7a4a0eab861144437a54b0c2b378fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mosafzas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pandangan Abuya tentang Kebangkitan Islam di Akhir Zaman</title>
		<link>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/pandangan-abuya-tentang-kebangkitan-islam-di-akhir-zaman/</link>
		<comments>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/pandangan-abuya-tentang-kebangkitan-islam-di-akhir-zaman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 04:20:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mosafzas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Mahdi]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Sayuti]]></category>
		<category><![CDATA[Kebangkitan Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Mujaddid]]></category>
		<category><![CDATA[panji-panji Al Mahdi”]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Bani Tamim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lenterasufi.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Jadwal Allah Untuk Umat Islam Ketika sebagian besar umat Islam masih jauh dari pada Islam, Abuya sudah diberi faham oleh Allah tentang jadwal Allah untuk Umat Islam Akhir Zaman dan dan menyampaikan ke seluruh dunia bahwa Islam akan kembali gemilang. Menurut Abuya, kebangkitan dan kegemilangan Islam ini akan bermula dari Timur dan tapaknya disiapkan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=19&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Jadwal Allah Untuk Umat Islam</h2>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ketika sebagian besar umat Islam masih jauh dari pada Islam, Abuya sudah diberi faham oleh Allah tentang jadwal Allah untuk Umat Islam Akhir Zaman dan dan menyampaikan ke seluruh dunia bahwa Islam akan kembali gemilang. Menurut Abuya, kebangkitan dan kegemilangan Islam ini akan bermula dari Timur dan tapaknya disiapkan oleh Pemuda Bani Tamim. Setelah itu kebangkitan dan kegemilangan Islam itu akan dipimpin oleh Imam Mahdi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mula-mula Abuya uraikan bahwa sebenarnya Allah sudah menyiapkan 1 Grand Design untuk Umat Islam.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p class="MsoBodyText">“<em>Telah berlaku Zaman Kenabian ke atas kamu, maka berlakulah Zaman Kenabian itu sebagaimana yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengangkat zaman itu. Kemudian berlakulah zaman Kekhalifahan (Khulafaur Rasyidin) yang berjalan seperti Zaman Kenabian. Maka berlakulah zaman itu sebagaimana yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengangkatnya, lalu berlakulah zaman pemerintahan yang mengigit (Zaman Fitnah). Berlakulah zaman itu seperti yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengangkatnya pula. Kemudian berlakulah zaman penindasan dan penzaliman (Zaman pemerintahan diktator) dan berlakulah zaman itu seperti mana yang Allah kehendaki. Kemudian berlakulah pula zaman kekhalifahan (Imam Mahdi dan Nabi Isa) yang berjalan di atas cara hidup Zaman Kenabian.”</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-19"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Setelah itu Abuya uraikan 2 jadwal besar Allah yang sudah terjadi untuk umat Islam.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<h3>1. Rom dan Parisi jatuh ke tangan Islam</h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoBodyText2">Ketika menggali parit perlindungan dalam persiapan perang Khandaq, para sahabat telah gagal memecahkan batu yang sangat besar. Rasulullah pergi melihat tempat dan meminta sebuah tembilang. Rasulullah membaca basmallah dan dengan sekuat tenaga menghujamlan tembilang ke batu besar itu.  Batu itu terbelah 1/3 sambil mengeluarkan lambaian api yang besar. Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p class="MsoBodyText2">
<p class="MsoBodyText2">“Allah Maha Besar! Aku telah dikaruniai kunci-kunci istana negeri Parsi, dan dari lambaian api tadi tampak olehku dengan nyata istana-istana kerajaan Hirah begitupun kota-kota maharaja Persi dan bahwa ummatku akan menguasai itu semua”.</p>
<p class="MsoBodyText2">
<p class="MsoBodyText2">Pada pukulan kedua kalinya batu itu terbelah 1/3 lagi sambil mengeluarkan lambaian api yang besar. Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p class="MsoBodyText2">
<p class="MsoBodyText2">“Allah Maha Besar! Aku telah dikaruniai kunci-kunci negeri Romawi, dan dari lambaian api tadi tampak olehku dengan nyata istana-istana merahnya dan bahwa ummatku akan menguasai itu semua”.</p>
<p class="MsoBodyText2">
<p class="MsoBodyText2">Pada pukulan ketiga kalinya batu itu terbelah lagi sambil mengeluarkan lambaian api yang besar. Rasulullah SAW menceritakan bahwa baliau melihat istana-istana dan mahligaih-mahligai di Syria dan Sanaa (Yaman), begitu pula daerah-daerah lain yang suatu ketika kelak akan berada di bawah naungan bendera Islam.</p>
<p class="MsoBodyText2">
<p class="MsoBodyText2">Romawi dan parsi pada saat itu adalah 2 super power dunia, bagaikan Amerika dengan Rusia di tahun 80-an. Dan ternyata hadist Rasulullah ini terbukti dengan jatuhnya Romawi Timur dan Parsi ke tangan tentara Islam pada zaman khalifah Umar bin Khattab.</p>
<p class="MsoBodyText2">
<h3><strong>2. Konstantinopel jatuh ke tangan Islam</strong></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p class="MsoBlockText" style="margin:0 -.05pt .0001pt 0;"><em>“Konstantinopel akan jatuh di tangan seorang pemimpin sebaik-baik pemimpin, rakyatnya sebaik-baik rakyat dan tentaranya sebaik-baik tentara”.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">Ternyata jadwal Allah ini terjadi 700 tahun kemudian di tangan Sultan Muhammad Al Fateh.</p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">Sultan Muhammad Al Fateh sejak kecil sudah dididik dan diajar agama oleh Syamsudin Al Wali, seorang syeikh tarekat Naqsyabandiah yang telah memberitahu kepada ayahnya Sultan Murad bahwa Muhammad Al Fateh-lah yang akan menaklukan Konstantinopel. Walaupun tinggal di istana tetapi hidupnya sengaja disusah-susahkan. Dia dilatih hidup miskin dalam kekayaan. Untuk mendidiknya dalam ilmu peperangan, beberapa panglima yang berpengalaman didatangkan oleh ayahnya ke istana.</p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">Hasil didikan ini telah menjadikan beliau seorang yang mempunyai kepribadian yang unggul. Beliau menjadi sultan menggantikan ayahnya pada usia 19 tahun. Ia merupakan cendikiawan di zamannya dan sudah menjadi tradisinya mengumpulkan para ulama, saintis, cendikiawan dan teknolog untuk berdiskusi dan mengkaji berbagai permasalahan. Sifatnya tenang, berani, sabar menanggung penderitaan, tegas dalam membuat keputusan dan mempunyai kemampuan mengawal diri (self control) yang luar biasa. Kemampuannya dalam memimpin dan mengatur pemerintahan sangat menonjol. Jiwanya sangat tegas bila berhadapan dengan musuh dan lembut bila berhadapan dengan rakyatnya.</p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">Beliau telah diberi kefahaman oleh gurunya Syamsudin Al Wali bahwa beliaulah yang akan merealisasikan hadist Rasulullah di atas, yaitu menaklukan Konstantinopel. Beliau sangat yakin dengan berita ghaib yang diterima gurunya ini. Tetapi beliau tidak hanya tinggal diam dan berdoa saja menunggu takdir. Beliau didik pula tentaranya untuk menjadi sebaik-baik tentara dan beliau didik rakyatnya untuk menjadi sebaik-baik rakyat. Dia amat menyadari bahwa hanya pemimpin dan tentara yang bertaqwa saja yang akan mendapat bantuan Allah SWT, sesuai dengan Firman Allah : “Allah menjadi pembela bagi orang bertaqwa”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">Akhirnya Sultan Muhammad Al Fateh dan tentaranya yang mempunyai gabungan kekuatan lahir dan taqwa, berhasil menguasai Konstantinopel. Sejarah mencatat bagaimana bagaimana Sultan Muhammad Al Fateh yang ketika itu berusia 21 tahun menunjukkan sikap lemah lembut dan toleransi yang sangat mengagumkan. Semua rakyat diberi kebebasan beragama. Orang-orang nasrani diberi kebebasan untuk menentukan ketua gereja (petrick) mereka sendiri. Petrick inilah yang bertugas menjaga kesejahteraan umatnya. Sultan Muhammad Al Fateh memberikan kedudukan petrick ini setaraf dengan menteri dalam kerajaan Bani Uthmaniah.</p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">
<h2><strong>Jadwal Allah untuk Umat Islam Akhir Zaman</strong></h2>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">Setelah itu Abuya uraikan jadwal Allah untuk Umat Islam Akhir Zaman dan berpandukan pada jadwal inilah Abuya berjuang membangunkan jamaahnya dan bertekad untuk mewujudkan jadwal tersebut di tangan beliau dan jamaahnya.</p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>1. Kegemilangan Islam akan berulang di akhir zaman</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Dan telah mengeluarkan <strong>Abu Daud dan Tabrani dari Abdullah bin Mas&#8217;ud </strong>dari pada Nabi SAW sabdanya “<em>Kalau tidak tinggal dari dunia kecuali sehari, nescaya Allah panjangkan hari itu sampai diutuskan kepadanya seorang lelaki dari keluargaku sama namanya dengan namaku dan nama ayahnya dengan ayahku dan dia memenuhi dunia dengan keadilan sebagaimana ia telah dipenuhi dengan kezaliman”</em>.<strong>( Kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti)</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>2 Kebangkitan Islam akhir zaman akan bermula dari Timur.</strong></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:.5in;">Dan telah mengeluarkan <strong>Ibni Abi Syaibah dan Nu&#8217;aim bin Hammad dalam Al Fitan dan Ibnu Majah dan Abu Nu&#8217;aim dari Ibnu Mas&#8217;ud</strong>, katanya : <em>“Ketika kami berada di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba datang sekelompok anak-anak muda dari kalangan Bani Hasyim. Apabila terlihat akan mereka, maka kedua mata Rasulullah berlinang air mata dan wajah beliau berubah. Akupun bertanya : “Mengapakah kami melihat pada wajahmu, sesuatu yang kami tidak sukai?”. Beliau menjawab : “Kami Ahlul bait telah Allah pilih untuk kami akhirat lebih dari dunia, kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran sepeninggalanku kelak, sampai datangnya suatu kaum dari sebelah timur yang membawa bersama mereka panji-panji berwarna hitam. Mereka meminta kebaikan , tetapi tidak diberikannya. Maka mereka pun berjuang dan memperoleh kemenangan. Lalu diberikanlah apa yang mereka minta itu, tetepi mereka tidak menerimanya hingga mereka menyerahkannya kepada seorang lelaki dari kaum kerabatku yang memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kedurjanaan. Siapa diantara kamu yang sempat menemuinya, maka datangilah mereka walalupun merangkak di atas salji. Sesungguhnya dialah Al Mahdi.”</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>3 Setiap kurun (100 tahun) Allah akan memunculkan Mujaddid (Reformer)</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><em>“Sesungguhnya Allah membangkitkan bagi ummat Islam seorang mujaddid yang memperbaharui urusan agama (Islam) di setiap awal kurun”.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>4 Imam Mahdi Mujaddid Akhir Zaman</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">i. Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dan telah mengeluarkan <strong>Abu Daud</strong> dan Tabrani dari <strong>Abdullah bin Mas&#8217;ud</strong> dari pada Nabi SAW sabdanya <em>“Kalau tidak tinggal dari dunia kecuali sehari, nescaya Allah panjangkan hari itu sampai diutuskan kepadanya seorang lelaki (Al Mahdi) dari keluargaku sama namanya dengan namaku dan nama ayahnya dengan ayahku dan dia memenuhi dunia dengan keadilan sebagaimana ia telah dipenuhi dengan kezaliman”.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">ii Dan <strong>Abu Nu&#8217;aim</strong> mengeluarkan dari <strong>Abi Said</strong> dan Nabi SAW katanya :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">“<em>Al Mahdi daripada kami Ahlul bait, seorang lelaki dari umatku, mancung hidungnya. Dia memenuhi bumi dengan keadilan, seperti dia dipenuhi kezaliman”.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">iii Dan telah mengeluarkan <strong>Abu N&#8217;aim dan Al Khatib dalam Talkhis Al mutasyabih dari ibnu Umar</strong> katanya sabda Rasulullah SAW :</p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;"><em>“Akan keluar Al Mahdi dan di atas kepalanya malaikat yang menyeru : Inilah Al Mahdi dan ikutilah dia”.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>5. Pemuda Bani Tamim dari Timur pemegang Panji-panji Imam Mahdi</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Telah mengeluarkan Tabrani dalam Al Ausat, dari Ibnu Umar bahwa Nabi SAW telah mengambil tangan Ali dan bersabda : <em>“Akan keluar dari sulbi ini pemuda yag memenuhi dunia dengan keadilan (Imam Mahdi). Bilamana kamu melihat yang demikian itu, maka wajib kamu mencari Pemuda dari Bani Tamim, dia datang dari sebelah Timur dan dia adalah pemegang panji-panji Al Mahdi”.</em> <strong>(dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti).</strong></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:21.8pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>6 Jemaah Kebenaran Pimpinan Pemuda Bani Tamim mendapat kemenangan di Timur dan merintis jalan untuk Imam Mahdi</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">i. Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p class="MsoBodyText"><em>Senantiasa ada suatu thoifah (jamaah) yang sanggup menzahirkan kebenaran dan tidak akan dapat memudaratkan mereka orang-orang yang menentang mereka hinggalah datang perintah Allah (hari kiamat).</em></p>
<p class="MsoBodyText">ii. Dikeluarkan dari Al Hasan bin Sofyan dari Abu Nuaim dari pada Tsauban, telah bersabda Rasulullah SAW :</p>
<p class="MsoBodyText"><em>“Akan datang panji panji hitam dari timur, hati mereka seperti kepingan besi. Barang siapa yang mendengar tentang mereka, hendaklah mendatangi mereka dan berbailah kepada mereka  walaupun terpaksa merangkak di atas salju”.</em> <strong>(dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti).</strong></p>
<p class="MsoBodyText">iii. Dari Ibnu Majah dan Tabrani daripada Abdullah bin Al Harats bin Juzu&#8217; Al Zubaidi telah bersabda Rasulullah SAW</p>
<p class="MsoBodyText"><em>“Akan keluarlah manusia dari Timur, mereka itu merintis kekuasaan untuk Al Mahdi”.</em></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:right;" align="right"><strong>(dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti).</strong></p>
<p class="MsoBodyText"><span style="text-decoration:underline;">iv. Telah bersabda Rasulullah SAW</span></p>
<p class="MsoBodyText"><em>“Kami Ahlul bait telah Allah pilih untuk kami akhirat lebih dari dunia, kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran sepeninggalanku kelak, sampai datangnya suatu kaum dari sebelah timur yang membawa bersama mereka panji-panji berwarna hitam. Mereka meminta kebaikan, tetapi tidak diberikannya. Maka mereka pun berjuang dan memperoleh kemenangan. Lalu diberikanlah apa yang mereka minta itu, tetepi mereka tidak menerimanya hingga mereka menyerahkannya kepada seorang lelaki dari kaum kerabatku yang memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kedurjanaan. Siapa diantara kamu yang sempat menemuinya, maka datangilah mereka walalupun merangkak di atas salji. Sesungguhnya dialah Al Mahdi.” (dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti)</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>7 Pengisytiharan Imam Mahdi pimpinan ummah di Mekkah</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><em>“Sesungguhnya ketika zahir Al Mahdi, menyerulah malaikat dari atas kepalanya : “Inilah Al mahdi sebagai Khalifah Allah, maka kamu ikutilah dia”. Seluruh manusia tunduk dan patuh kepadanya dan mendapatkan kasih sayangnya. Sesungguhnya Al Mahdi itu menguasai Timur dan Barat. Dan adapun yang berbaiah kepadanya antara rukun Al Aswad dan maqam Ibrahim, yang pertama sebanyak bilangan ahli Badar, kemudian Abdal dari Syam mendatanginya, diikuti oleh Nujaba’ dari Mesir dan Asoib dari Timur. Setelah itu Allah mengutus kepadanya tentara dari Khurasan dengan bendera-bendera (panji-panji) hitam dan mereka menuju ke Syam. Dan Allah menghantar  kepadanya 3000 malaikat dan Ashabul kahfi adalah diantara pembantunya.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>(hadist dari Kitab As’afur Raghibin).</strong></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:0;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sesuai dengan janji Allah ini dan bukti-bukti nyata, maka Islamlah yang akan menggantikan kuasa Amerika sebagai super power dunia nanti. Ini giliran Islam. Islam akan bangkit kembali dan menjadi sebuah empire, dan sekali lagi bumi akan dinaungi oleh keadilan dan kemakmuran. Dunia akan diserahkan lagi kepada umat Islam sebagai mana Allah telah menyerahkannya kepada Rasulullah dan para sahabat (QS Ar Rum 2-4). Jalannya adalah melalui taqwa. Dahulu umat Islam dapat menang dari Rom dan Parsi (2 super power dunia pada saat itu) dengan kekuatan taqwa. Sekarang dengan kekuatan taqwa pulalah Barat akan ditumbangkan. Allah akan membantu orang yang bertaqwa (QS Al Jaasiah 19). Ini  bukan hayalan, tetapi janji Allah yang telah dan akanterjadi lagi. Asalkan syaratnya dipenuhi. Allah SWT berfirman :</p>
<h2 style="text-align:justify;"></h2>
<p>“<strong>Dan Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan yang mengerjakan amal soleh, bahwa mereka sesungguhnya akan dijadikan khalifah yang berkuasa di muka bumi sebagaimana telah dijadikan khalifah orang-orang sebelum mereka”. </strong></p>
<p><strong>(QS An Nur : 55)</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dari hadist- hadist di atas jelaslah bahwa kebangkitan Islam di Timur dibangunkan oleh seorang Pemuda dari Bani Tamim. Bani Tamim adalah salah satu cabang dari kabilah Quraisy. Pemuda inilah yang kan menyerahkan kekuasaan (panji-panji hitam) kepada Al Mahdi. Dengan kata lain perjuangannya dan perjuangan Al mahdi berkait erat dan sambung-menyambung.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pemuda Bani tamim ibarat stop kontak (switch), sedangkan Imam Mahdi sebagai lampunya. Apabila stop kontak tidak ditekan, maka lampu tidak akan menyala. Artinya Imam Mahdi belum akan zahir bila Pemuda Bani Tamim belum membuat tapaknya atau belum mendapatkan daulah di satu negara di Timur. Kemungkinan besar negara islam yang akan didapat oleh Pemuda Bani Tamim itu adalah malaysia. Kalau diibaratkan membangun rumah, pemuda Bani Tamim adalah orang yang membangun pondasinya. Untuk membangun rumah yang kokoh, tentulah pondasi harus kuat. Imam Mahdi bertugas membangun rumah tersebut, melengkapinya dengan dinding, atap, pintu, jendela lantai dsb.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoBodyText"><em>Mengingat besarnya peranan pemuda Bani Tamim sebagai perintis jalan Imam Mahdi, dan semakin dekatnya kegemilangan Islam tersebut, tentulah pemuda Bani Tamim itu sudah ada bahkan sudah hampir menyelesaikan pembangunan tapaknya. Tentulah ia berada di Timur (Asia tenggara?). Diantara ciri jamaahnya adalah : menzahirkan kebenaran dalam seluruh aspek kehidupan manusia mulai dari diri, keluarga, ekonomi, teknologi, kebudayan, pendidikandan lain lain serta jamaah itu tidak akan dapat memudaratkan mereka orang-orang yang menentang mereka hinggalah datang ketentuan Allah (hari kiamat).</em></p>
<p class="MsoBodyText">
<p class="MsoBodyText">
<p class="MsoBodyText">Abuya berjuang dan berusaha untuk memenuhi ciri-ciri pemuda Bani Tamim dan jemaahnya.<span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lenterasufi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lenterasufi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lenterasufi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lenterasufi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lenterasufi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lenterasufi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lenterasufi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lenterasufi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lenterasufi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lenterasufi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lenterasufi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lenterasufi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lenterasufi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lenterasufi.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=19&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/pandangan-abuya-tentang-kebangkitan-islam-di-akhir-zaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cf7a4a0eab861144437a54b0c2b378fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mosafzas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Amalan Lahir (Syariat) dan Amalan Lahir (Hakikat)</title>
		<link>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/amalan-lahir-syariat-dan-amalan-lahir-hakikat/</link>
		<comments>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/amalan-lahir-syariat-dan-amalan-lahir-hakikat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 03:17:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mosafzas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[ALLAH]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Hablumminallah]]></category>
		<category><![CDATA[Hablumminannas]]></category>
		<category><![CDATA[Hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[hawa nafsu]]></category>
		<category><![CDATA[khusyuk]]></category>
		<category><![CDATA[mahmudah]]></category>
		<category><![CDATA[mazmumah]]></category>
		<category><![CDATA[syaitan]]></category>
		<category><![CDATA[Syariat lahir]]></category>
		<category><![CDATA[syurga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lenterasufi.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[· SYARIAT adalah semua amalan-amalan lahir yang diperintahlan kepada umat Islam, baik yang wajib ataupun yang sunat. · Syariat lahir terbagi dua: 1. Hablumminallah 2. Hablumminannas · Hablumminallah adalah amalan-amalan yang termasuk persoalan ibadah. Contohnya shalat, puasa, zakat, haji, baca Quran, doa, zikir, tahli, shalawat, dan lain-lain. · Hablumminannas adalah amalan-amalan lahir kita yang berhubungan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=16&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-.25in;margin:12pt 0 10pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong>SYARIAT adalah semua amalan-amalan lahir yang diperintahlan kepada umat Islam, baik yang wajib ataupun yang sunat.</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Syariat lahir terbagi dua:</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Hablumminallah</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Hablumminannas</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Hablumminallah adalah amalan-amalan yang termasuk persoalan ibadah. Contohnya shalat, puasa, zakat, haji, baca Quran, doa, zikir, tahli, shalawat, dan lain-lain.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Hablumminannas adalah amalan-amalan lahir kita yang berhubungan dengna persoalan masyarakat, keluarga, tarbiah Islamiah, manajemen, fisabilillah, jihad, dan persoalan alam sejagat.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong>HAKIKAT adalah seluruh amalan batin yang disuruh dan dilarang oleh ALLAH SWT<span> </span>kepada umat Islam. Amalan yang disuruh dikenal sebagai sifat “mahmudah” (sifat-sifat terpuji), dan yang dilarang adalah sifat “mazmumah” (sifat-sifat terkeji).</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;">
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Hakikat juga terbagi dua:</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Berakhlak dengan ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Berakhlak dengan manusia</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;"><span id="more-16"></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Diantara bentuk-bentuk akhlak dengan ALLAH adalah:</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Mengenal ALLAH dengan yakin</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Merasa kehebatan ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Merasa takut dengan Neraka ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Merasa selalu diawasi oleh ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Merasa hina diri dan malu dengan ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Meredhai setiap takdir dan ketentuan ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Sabar terhadap berbagai ujian ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Mensyukuri nikmat-nikmat pemberian ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Mencintai ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>10.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Merasa takut kepada ALLAH atas kecuaian dan dosa-dosa kita</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>11.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Tawakal kepada ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>12.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Merasa harap pada rahmat ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>13.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Rindu kepada ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>14.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Senantiasa mengingat ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>15.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Rindu pada syurga karena ingin bertemu dengannya</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;">
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Bentuk-bentuk akhlak kepada manusia:</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Mengasihinya sepertimana kita mengasihi diri kita sendiri</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Merasa gembira atas kegembiraannya dan turut berduka cita karena musibah yang menimpanya.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Menginginkan kebahagiaan untuknya di samping berharap agar kecelakaan menjauhinya.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Benci pada kejahatannya tetapi kasihan pada dirinya hingga timbul perasaan untuk menasihatinya</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Pemurah padanya</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Bertolak ansur dengannya</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Mengenang jasanya dan berusaha membalasnya karena ALLAH</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Memaafkan kesalahannya dan sanggup meminta maaf atas kesalahan padanya</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Kebaikannya disanjung dan diikuti, kejahatannya dinasihati dan dirahasiakan. Lapang dada berhapadan dengan berbagai macam manusia.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>10.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Berbaik sangka terhadap Islam</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span><span>11.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Tawadhuk dengan manusia</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;">
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Syariat dan hakikat, keduanya adalah perkara yang sangat penting untuk membentuk pribadi yang benar-benar bertaqwa dan terlepas dari sifat-sifat nifaq.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong>Kita wajib mengamalkannya secara serentak dan bersamaan. Namun kita akui bahwa tidak mudah bagi kita untuk mengamalkannya</strong>.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->ALLAH menjelaskannya dalam surat Al-Baqarah:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;"><span class="gen"><em>“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu&#8217;</em><strong> “<span> </span>[Al-Baqarah : 45]</strong></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->ALLAH SWT mengatakan untuk menjadi orang yang sabar itu susah dan menjadi orang yang menjaga shalat itu juga susah.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Maknanya, kedua amalan lahir dan batin itu memang susah untuk diamalkan. Tetapi hal ini menjadi senang untuk dilakukan jika kita memiliki sesuatu yang lebih penting dari keduanya, yaitu rasa khusyuk dengan ALLAH (rasa diawasi oleh ALLAH sepanjang masa), yakni yakin akan pertemuan dan pengembalian diri kita ke hadirat ALLAH SWT di akhirat nanti.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong>Dari sana kita paham, yang mesti didahulukan dan diberatkan adalah amalan batin. </strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong>Kita usahakan dulu supaya kita dapatkan rasa khusyuk atau yakin akan kewujudan ALLAH, serta pertemuan kembali dengannya suatu hari nanti. Baru kita dapat kekuatan untuk mengamalkan syariat dan hakikat.</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Tanpa rasa khusuk itu, kita tidak akan dapat mengalahkan hawa nafsu dan syaitan yang senantiasa bersungguh-sungguh mengajak kita mendurhakai ALLAH SWT.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Jadi yang mesti kita dahulukan dulu adalah berusaha supaya hati kita berubah, dari hati yang tidak kenal ALLAH menjadi hati yang khusyuk dan cinta kepada ALLAH. Dari hati yang lalai kepada<span> </span>hati yang senantiasa mengingat ALLAH.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left:.25in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong>Bila hati sudah cinta kepada ALLAH, manusia akan ringan untuk menerima dan mengamalkan syariat ALLAH lahir dan batin</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lenterasufi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lenterasufi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lenterasufi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lenterasufi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lenterasufi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lenterasufi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lenterasufi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lenterasufi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lenterasufi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lenterasufi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lenterasufi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lenterasufi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lenterasufi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lenterasufi.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=16&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/amalan-lahir-syariat-dan-amalan-lahir-hakikat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cf7a4a0eab861144437a54b0c2b378fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mosafzas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DI ANTARA SEBAB JIWA TIDAK TENANG</title>
		<link>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/sensitif-dengan-dosa/</link>
		<comments>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/sensitif-dengan-dosa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 00:29:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mosafzas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lenterasufi.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[1.         Banyak menzalimi orang 2.         Banyak membuat dosa 3.         Menghina dan menzalimi ibu atau bapa 4.      Menzalimi dan menghina guru terutama guru yang menunjukkan kita ke jalan Akhirat 5.         Tidak percaya wujudnya Allah Taala 6.         Tidak mengharap lagi pertolongan Allah 7.         Orang yang kena uji bila imannya lemah atau tidak beriman Ketenangan itu berpusat atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=12&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 -.05pt .0001pt 21.3pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-28.35pt;line-height:150%;margin:0 -.05pt .0001pt 49.65pt;"><!--[if !supportLists]-->1.         <!--[endif]-->Banyak menzalimi orang</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-28.35pt;line-height:150%;margin:0 -.05pt .0001pt 49.65pt;"><!--[if !supportLists]-->2.         <!--[endif]-->Banyak membuat dosa</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-28.35pt;line-height:150%;margin:0 -.05pt .0001pt 49.65pt;"><!--[if !supportLists]-->3.         <!--[endif]-->Menghina dan menzalimi ibu atau bapa</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-28.35pt;line-height:150%;margin:0 -.05pt .0001pt 49.65pt;"><!--[if !supportLists]-->4.      Menzalimi dan menghina guru terutama guru yang menunjukkan kita ke jalan Akhirat</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-28.35pt;line-height:150%;margin:0 -.05pt .0001pt 49.65pt;"><!--[if !supportLists]-->5.         <!--[endif]-->Tidak percaya wujudnya Allah Taala</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-28.35pt;line-height:150%;margin:0 -.05pt .0001pt 49.65pt;"><!--[if !supportLists]-->6.         <!--[endif]-->Tidak mengharap lagi pertolongan Allah</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-28.35pt;line-height:150%;margin:0 -.05pt .0001pt 49.65pt;"><!--[if !supportLists]-->7.         <!--[endif]-->Orang yang kena uji bila imannya lemah atau tidak beriman</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:-.05pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 -.35pt .0001pt 21.3pt;">Ketenangan itu berpusat atau berpaksi di dalam hati nurani. Ia perlu dijaga, kerana bila hilang ketenangan, hilanglah kebahagiaan. Bila hilang kebahagiaan, tidak ada lagi keindahan di dalam kehidupan sekalipun mempunyai kekayaan, duduk di dalam istana yang indah, memiliki isteri yang cantik, ada kuasa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 -.35pt .0001pt 21.3pt;"><span id="more-12"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 -.35pt .0001pt 21.3pt;">Bila ketenangan tidak ada, sentiasa keluh-kesah, apa sahaja dibuat serba tidak kena, makan rasa tidak sedap, tidur tidak lena, membuat sesuatu perkara tidak ada penumpuan lagi, selalu sahaja termenung, orang bercakap kurang diambil perhatian, sumbang di dalam pergaulan, membaca mengganggu untuk memahami, kawan-kawan ikut risau, mudah marah-marah, suka bersendiri, mudah merajuk, mudah tersinggung, tidak tahan sabar, tidak tahan tercabar, mudah jemu membuat kerja, makan minum, pakaian dan badan tidak terurus, kurang bertanggungjawab, tidak suka bercakap.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 -.35pt .0001pt 21.3pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 -.35pt .0001pt 21.3pt;">Orang yang berada di dalam tidak ketenangan, jika ketidaktenangan itu kuat dan kurang pula pelajaran selalunya tidak boleh dikontrol rasa tidak tenang itu, sama ada di waktu ramai mahupun di waktu keseorangan, sentiasa nampak muram, susah hatinya amat ketara, orang ramai perasan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 -.35pt .0001pt 21.3pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 -.35pt .0001pt 21.3pt;">Jika dia seorang cerdik dan pandai atau ada status di dalam masyarakat mungkin setengah orang dia boleh kontrol. Di tengah ramai dia boleh sembunyikan ketidaktenangannya itu untuk menjaga wibawa atau status diri, tapi bila waktu keseorangan dia mulalah termenung. Kesusahan hatinya nampak dilihat di air mukanya. Ada setengah orang mukanya cantik, orangnya periang, happy go lucky, ada kalanya susah juga dikesan. Tapi kalau dia tidak boleh kontrol, lihat muka dapat dikesan. Maka seorang yang periang tiba-tiba jadi pendiam, hilang riang, suka bersendiri, gurauan sudah tidak ada, anak isteri mula risau, kawan-kawan susah hati.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 -.35pt .0001pt 21.3pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 -.35pt .0001pt 21.3pt;">Untuk menghilangkan rasa tidak tenang itu, keluar daripada menzalimi dan memohon maaf kepada orang yang kita zalimi itu. Tinggalkan membuat dosa kemudian kembali berpegang dan bersandar kepada Allah SWT. Insya-Allah ketidaktenangan akan hilang.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lenterasufi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lenterasufi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lenterasufi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lenterasufi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lenterasufi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lenterasufi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lenterasufi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lenterasufi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lenterasufi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lenterasufi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lenterasufi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lenterasufi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lenterasufi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lenterasufi.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=12&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/15/sensitif-dengan-dosa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cf7a4a0eab861144437a54b0c2b378fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mosafzas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kehebatan Zikir Agung</title>
		<link>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/14/kehebatan-zikir-agung/</link>
		<comments>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/14/kehebatan-zikir-agung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 08:10:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mosafzas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Mahdi]]></category>
		<category><![CDATA[tareqat]]></category>
		<category><![CDATA[wirid]]></category>
		<category><![CDATA[zikir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lenterasufi.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun wirid itu asalnya dari tareqat yang bersalasilah, soal tareqat bukan main-main. Ia merupakan satu paket perjuangan di zamannya: Untuk dapat kekuatan tenaga dalam mengendalikan perjuangan akhir zaman Untuk digunakan digunakan mengikut ukuran Tuhan. Mujaddid ini untuk suatu negeri, yang lain untuk suatu masyarakat, Mujaddid ini untuk satu negara, Mujaddid itu untuk dunia. Tuhan Yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=8&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Walaupun wirid itu asalnya dari tareqat yang bersalasilah, soal tareqat bukan main-main. Ia merupakan satu paket perjuangan di zamannya: </span></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Untuk dapat kekuatan tenaga dalam mengendalikan perjuangan akhir zaman</span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"></span></li>
<li><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Untuk digunakan digunakan mengikut ukuran Tuhan. Mujaddid ini untuk suatu negeri, yang lain untuk suatu masyarakat, Mujaddid ini untuk satu negara, Mujaddid itu untuk dunia. Tuhan Yang Maha Mengetahui hikmahnya.</span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"></span></li>
<li><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Tuhan Yang Maha Tahu maka Tuhan susunlah. Kalau Mujaddid ini untuk satu masyarakat, Tuhan tak beri kekuatan yang bertaraf dunia, itu dah lebih. Dah lebih tenaga, kalau untuk masyarakat saja bukan untuk negara, Tuhan sekat untuk masyarakat saja. Yang tahu itu Tuhan, Tuhan beri kepada Rasulullah, Rasulullah ilhamkan kepada Syeikh Tareqat. Kadang2 bukan ilham, jumpa betul, walaupun Rasulullah sudah wafat. </span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"></span></li>
<li><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Tuhan siapkan paket, wiridnya, jemaahnya, ilmunya, style perjuangannya untuk datangnya janji sesuai dengan saiznya. </span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"></span></li>
<li><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Berwirid dengan tareqat Imam Ghazali yang ada salasilahnya tapi zamannya sudah berlalu, sudah tak sesuai. </span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"></span></li>
<li><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Kita seharusnya berwirid dengan wirid untuk zaman itu. Waktu ini sesuai janji Tuhan dunia nak diselamatkan oleh Islam. Sebab itu Tuhan bagi satu tenaga yang kuat, dengan ilmu, dengan kekuatan zikir, dengan kekuatan jemaah dan kekuatan pemimpinnya yaitu Imam Mahdi sesuai untuk kuasai dunia. Jadi siapa yang nak berzikir tapi ambil dari mana2 sumber tak akan sesuai. Macam mana pun ia bersungguh2 berzikir dengan zikir</span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">yang tak sesuai itu takkan lahirkan ikhwan dan asoib. Sebab janji itu hanya berlaku oleh Imam Mahdi</span><span style="font-size:9pt;font-family:&quot;">. </span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Siapa yang berjuang ikut style Imam Mahdi, wirid macam Imam Mahdi, dapat minda macam Imam Mahdi, dia boleh jadi Ikhwan paling tidak asoib. Kalau dia nak amalkan selain itu paling tinggi jadi orang soleh, selamatlah di Akhirat. Tapi dia tak jadi pengikut Imam Mahdi, hanya simpati. Itu kedudukan tareqat. </span></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lenterasufi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lenterasufi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lenterasufi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lenterasufi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lenterasufi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lenterasufi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lenterasufi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lenterasufi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lenterasufi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lenterasufi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lenterasufi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lenterasufi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lenterasufi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lenterasufi.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=8&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/14/kehebatan-zikir-agung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cf7a4a0eab861144437a54b0c2b378fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mosafzas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manusia Memerlukan Mursyid</title>
		<link>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/14/manusia-memerlukan-mursyid/</link>
		<comments>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/14/manusia-memerlukan-mursyid/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 07:45:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mosafzas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lenterasufi.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Jalan menuju Allah bukan bersifat maddi atau material, tetapi ia bersifat maknawi atau rohani. Mata lahir dan akal tidak nampak jalan maknawi ini, yang nampak adalah roh atau had yang bersih. Kalau untuk berjalan di jalan raya yang bersifat material, yang nampak oleh mata lahir serta dilengkapi dengan papan tanda panduan lalu lintas, itu pun setiap hari banyak terjadi kemalangan seperti masuk gaung, tergelincir, berlanggar dan sebagainya. Apalagilah perjalanan hati atau rohaniah yang mata lahir dan akal tidak dapat melihatnya. Seribu kali lebih susah.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=3&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="Style5" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;">Ja</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">lan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">menuju </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">bukan bersifat maddi atau </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">material, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">tetapi ia </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">bersifat maknawi atau rohani. Mata lahir dan akal tidak nampak </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">jalan maknawi ini, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">nampak adalah roh atau </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">had yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">bersih. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Kalau untuk berjalan di jalan raya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">bersifat </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">material, yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">nampak oleh mata lahir serta dilengkapi dengan papan tanda </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">panduan lalu lintas, itu </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">pun </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">setiap hari banyak terjadi kemalangan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.4pt;" lang="SV">seperti masuk gaung, tergelincir, berlanggar dan sebagainya. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Apalagilah perjalanan hati atau rohaniah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">mata lahir dan akal </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">tidak dapat melihatnya. Seribu kali lebih susah.</span></p>
<p class="Style5" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV"><br />
</span></p>
<p class="Style5" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Kita perlu pimpinan dari orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">nampak dan faham jalan-, <span style="letter-spacing:-.3pt;">jalan rohaniah untuk menuju </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Orang ini disebut </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">mursyid. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">Tanpa pimpinannya, kadang-kadang sehari </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">200 </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">kali manusia </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">mengalami kemalangan </span><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">(accident) </span></em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">rohaniah, misalnya masuk gaung rohaniah, tergelincir dari jalan rohaniah dan lain-lain. Manusia tidak </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">sedar dan tidak dapat merasakannya sebab kecelakaan </span><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">(accident) </span></em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">itu bersifat maknawi </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">tidak nampak oleh mata atau akal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;">Di antara contoh-contoh kemalangan </span><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;">(accident) </span></em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;">rohaniah adalah </span><span style="font-family:&quot;">seperti berikut:<span style="letter-spacing:-.1pt;">-</span></span></p>
<ul>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Wingdings;letter-spacing:.2pt;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">Suatu hari kita diaji oleh </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">misalnya rumah kita terbakar, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">anak kita dilanggar kereta atau lain-lain. Kita tidak sabar, maka </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">kita </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">pun </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">berkata, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">&#8216;Tidak </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">patut berlaku semua itu&#8217;. Kita tidak <span style="letter-spacing:.05pt;">puas hati dengan ketentuan </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">seolah-olah kita komplen </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.2pt;" lang="SV">dengan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.2pt;" lang="SV">Allah.</span></li>
</ul>
<ul>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Wingdings;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">Bila kita ada nikmat, kita sombong, berbangga-bangga, tidak </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">bersyukur. Bila mendapat kemenangan atau kejayaan, kita rasa </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">itu disebabkan oleh kepakaran dan kemampuan kita. Hal ini <span style="letter-spacing:-.05pt;">sudah termasuk syirik khafi (syirik </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">tersembunyi) kerana </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">kita sudah berkongsi sebab kejayaan dengan Tuhan.</span></li>
</ul>
<ul>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Wingdings;letter-spacing:.05pt;" lang="SV"><span>§<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">Dalam pertemuan rasmi dengan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">ketika solat kita tidak </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">melahirkan rasa takut dan tidak terasa hebatnya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">tetapi </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">ketika berhadapan dengan presiden atau </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">raja </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">atau orang besar, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">had </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">kita rasa bergetar, itu juga sudah merupakan kemalangan </span><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">(accident) </span></em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">rohaniah.</span></li>
</ul>
<ul>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Wingdings;letter-spacing:.05pt;" lang="SV"><span>§<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Ketika berdakwah kita dipuji orang, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">had </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">kita </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">pun </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">berbunga­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">bunga. Ini juga termasuk kecelakaan </span><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">(accident) </span></em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">rohaniah.</span></li>
</ul>
<ul>
<li><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Wingdings;letter-spacing:.05pt;" lang="SV"><span></span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">Selepas solat, kita melepaskan marah dengan anak buah kita </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">bekerja kurang baik dengan menggunakan bahasa </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">kasar dan gaya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">sombong, itu juga termasuk </span><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">accident </span></em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">rohaniah.</span></li>
</ul>
<p class="Style5" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.4pt;" lang="SV">Dapatkah ulama biasa mengesan dan merasakan </span><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.6pt;" lang="SV">accident </span></em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">rohaniah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">sentiasa terjadi pada dirinya dan manusia setiap hari seperti di </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.7pt;" lang="SV">atas?</span></p>
<p class="Style5" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.7pt;" lang="SV"><br />
</span></p>
<p class="Style5" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;">Guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;">mursyid sangat diperlukan oleh setiap manusia dalam </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;">perjalanan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">had </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;">atau rohani menuju taqwa. Dia dapat memimpin di </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;">bidang ilmu, akal atau hari, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">lahir mahupun </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;">batin dan </span><span style="font-family:&quot;">dalam semua hal sehingga hidup manusia dapat tertuju kepada </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;">Allah. Guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">mursyid dianugerahkan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">ilmu-ilmu </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;">luar biasa, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;">ada ilmu lahir, ada ilmu batin. Bukan saja dia dapat memimpin akal, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">tetapi </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">lebih penting dia dapat memimpin </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">had </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">(roh) manusia </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;">sekalipun </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">mursyid itu seorang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">tidak hafaz </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">Al </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;">Quran dan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;">Hadis. Sebab itu bagaimana hebat, alim seseorang itu, dia mesti ada </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">seorang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">raursyid </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">memimpin </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">peijalanan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">hati dia menuju </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;">Allah. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">Setiap orang wajib ada mursyid </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;">memimpin dirinya, baik </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.4pt;">dia ulama atau tidak, hafiz atau tidak, pakar </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">Islam </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.4pt;">atau tidak, mualim </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">atau tidak, profesor </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">Islam </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">atau bukan. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Jika tidak maka syaitanlah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">akan menjadi </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">guru yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">memimpin perjalanan hatinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">Imam </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Malik pernah berkata: &#8220;Barangsiapa </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">tidak mempunyai </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">mursyid maka syaitanlah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">akan menjadi gurunya.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">Mursyid itu susah dicari. Apalagi di zaman sekarang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">sudah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">jauh dari zaman Rasulullah. Di seluruh dunia, orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">layak </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">untuk menjadi mursyid hanya dalam bilangan jari saja. Sebab itu </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">mursyid kurang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">popular </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">dan jarang disebut dalam kehidupan sehari­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">hari. Akibatnya pimpinan sudah tidak wujud lagi di kalangan umat </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">Islam </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">hari ini. Maka mereka berjuang dengan main-main akal, ber­ibadah sesuka hati, bertindak sesuka hati, tidak diukur secara ilmu </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">dan hikmah lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Guru </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">mursyid tempat rujuk dalam semua hal hanya seorang saja, <span style="letter-spacing:-.15pt;">walaupun </span></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">sumber ilmu boleh ramai. Dalam hal apapun mesti </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">dirujuk kepadanya termasuk dalam hal </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">harus (mubah). </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Walaupun harus (mubah), tetapi untuk dapat berkat mesti bertanya atau merujuk kepadanya. Lebih-lebih lagi kalau sudah menjadi <span style="letter-spacing:.15pt;">arahan dan perintahnya, wajib ditaati. Setiap arahannya sudah </span><span style="letter-spacing:-.1pt;">menjadi wajib aradhi (wajib mendatang) sebab mentaati pemimpin </span><span style="letter-spacing:-.2pt;">adalah wajib.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;letter-spacing:-.45pt;" lang="SV">Mengapa Perlunya Mursyid?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;letter-spacing:-.45pt;" lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">Setiap orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">ingin membaiki dirinya mesti ada mursyid </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">akan memimpinnya, sekalipun dia ulama, alim, hafaz </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Al </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">Quran dan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">pakar Hadis. Mengapa?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">Dalam ajaran </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Islam </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">ini, ada ilmu </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">datang dari akal dan ada </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">dari hati, ada </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">lahir dan ada </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">batin, ada </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">tersurat <span style="letter-spacing:-.25pt;">dan ada </span></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">tersirat. Kalau seseorang itu diheri ilmu </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">tersurat, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">belum tentu dia akan diberi ilmu </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">tersirat. Bukan semua </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">muhaddisin akan diberi ilmu-ilmu hati. Oleh itu, walau dia ulama </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.45pt;" lang="SV">pakar sekalipun, mesti ada </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">guru yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.45pt;" lang="SV">memimpinnya. Di si nilah ramai </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">orang salah faham, terutama para ulama. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Had </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">mereka berkata, &#8220;Saya </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">sudah jadi ulama, alim, sudah menjadi profesor ilmu-ilmu </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Islam, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">sudah menjadi pensyarah, mengapa perlu pimpinan? Saya boleh </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">pimpin diri saya sendiri. Buat apa bersandar pada orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">lain?&#8221; </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">Ini </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">kerana mereka merasa mereka banyak ilmu dan dapat memimpin </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">diri sendiri. Lebih-lebih lagi mereka tidak mahu dipimpin oleh </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">mursyid.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">Orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">boleh memimpin ataupun mursyid, hanyalah orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">pintu hatinya terbuka, iaitu </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">mempunyai basyirah. Bukan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.5pt;" lang="SV">sekadar akal saja terbuka. Banyak orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.5pt;" lang="SV">akalnya terbuka, hingga </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">dapat menangkap ilmu, tetapi sangat sedikit orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">hatinya <span style="letter-spacing:-.4pt;">terbuka. Mursyid itu ialah orang </span></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.4pt;" lang="SV">hatinya terbuka luas dan dapat </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">memimpin orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">lain. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Dia tidak semestinya lebih alim daripada </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">dipimpinnya. Tetapi dia dianugerahkan ilmu-ilmu </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">hikmah dan ilmu </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">seni-seni.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;">Jadi setiap orang mesti mencari seorang </span><span style="font-family:&quot;">guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;">mursyid untuk </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;">memimpin dirinya walaupun dia alim. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">Setelah dia bertemu dengan </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">guru </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">mursyid </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">layak, maka lahir dan batinnya perlu diserah <span style="letter-spacing:-.15pt;">kepada </span></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">mursyid itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"><br />
</span></p>
<p class="Style2" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Siapakah </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">Guru </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Mursyid?</span></strong></p>
<p class="Style2" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">Bagaimanakah ciri ulama atau guruyang dapat diambil sebagai </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">guru </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">mursyid? Dia adalah seorang lelaki </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">mempunyai </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.5pt;" lang="SV">ciri-ciri </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">1. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Dia adalah orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">disediakan oleh </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">ke dunia ini ber­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">serta hujah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">cukup matang, bagi memberi petunjuk kepada </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">orang-orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">sesat dan orang-orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">tercengang­</span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">cengang kehairanan dalam rnencari kebenaran. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">berfir­man:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">&#8220;Katakanlah sesungguhnya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">nnemiliki </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">hujah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">jelas lagi kuat. Maka jika Dia menghendaki, pasti <span style="letter-spacing:.2pt;">Dia memberi petunjuk kepada kamu semuanya. </span><span style="letter-spacing:.1pt;">&#8221; </span><span style="letter-spacing:.5pt;">(Surah </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.5pt;" lang="SV">Al </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.45pt;" lang="SV">An am: 149)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">Dialah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">menjelaskan dan menerangkan kepada umat </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">manusia tentang kehendak </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Al </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Quran dan Sunnah Rasulullah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">SAW, </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">sesuai mengikut tahap kemampuan akal mereka dan <span style="letter-spacing:.05pt;">dengan penuh kasih sayang. Dia menyampaikannya dengan </span>penuh hikmah dan melalui pandangan </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">tembus. Firman </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">Taala lagi:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV"><span> </span>&#8220;Katakanlah, inilah jalan agamaku, aku</span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV"> </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.2pt;" lang="SV">dan orang-orang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">yang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">mengikuti aku, aku mengajak kepada </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.2pt;" lang="SV">Allah </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">dengan hujah </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">yang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.2pt;" lang="SV">nyata. </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">&#8220;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV"> </span></em></p>
<p class="Style6" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">2. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">Dia mencapai satu peringkat dalam ikutannya kepada Baginda </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">Rasulullah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">SAW yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">mana tahap itu membuatkannya tidak </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">dapat terlepas pandangannya kepada Rasulullah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">SAW, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">walau </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">sekadar sekelip mata atau kurang dari itu, dia juga langsung </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">tidak berbeza dengan Rasulullah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">SAW </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">walau dalam sekecil-kecil </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">perkara.</span></p>
<p class="Style6" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="Style6" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">3. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia mempunyai kedudukan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">istimewa di sisi zat Tuhan dan </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">terpilih di sisi-Nya. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">menganugerahkan kepadanya <span style="letter-spacing:-.2pt;">rahmat dan kasih sayang </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">dapat memenuhi kehendak dan </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">keperluan manusia di zamannya. Dia mengagihkan kepada <span style="letter-spacing:-.1pt;">setiap orang rahmat dan kasih sayang </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">telah anuge­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">rahkan kepadanya.</span></p>
<p class="Style6" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="Style6" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">4. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia diajarkan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">akan ilmu laduni, iaitu ilmu </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">datang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">terus dari-Nya, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">mana dengan ilmu itu </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">inemberi </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">manfaatnya kepada seluruh manusia di zamannya. Ini kerana ia adalah ilmu </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">datang dari sisi-Nya dan merupakan ilmu mutlak. Dia dimuliakan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">dengan ilmu laduni </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">disam­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">paikan terus secara langsung tanpa ada perantaraan, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">da­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">tang dari kedudukan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang paling </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">hampir dengan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">SWT</span></p>
<p class="Style6" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">Ilmu ini mengatasi kemampuan akal. Dengan ilmu ini ia </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">mendidik dan memberi hujah ke atas orang-orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">degil </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">dan suka berbalah. Dengan ilmu ini juga terbuka jalan dan <span style="letter-spacing:.05pt;">hujah bagi orang-orang </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">beriman dan orang-orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">inginkan petunjuk.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Kemuncak dari apa </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">boleh dikenali dari lelaki ini ialah <span style="letter-spacing:-.05pt;">apa </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">ditunjukkan oleh </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">di dalam </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Al </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">Quran:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">&#8220;Lalu </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">mereka bertemu dengan seorang ham­</span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">ba, di antara hamba-hamba Kami </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">yang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">telah Kami berikan </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">padanya rahmat dari sisi Kami dan telah Kami ajarkan pada­</span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">nya ilmu dari sisi Kami. </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">&#8221; </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">(Surah </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Al </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Kahft: </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">65)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">Maka </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">telah mendedahkan sebahagan sifat lelaki itu </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">melalui ayat ayat itu tadi. Di mana ia menceritakan kepada kita </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.4pt;" lang="SV">kisah Nabi Musa a.s. dan temannya. Kedua-dua mereka mencari </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">seorang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">dikehendaki oleh Nabi Musa untuk mempelajari </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">darinya apa </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">belum diketahuinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">5. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Dia telah mewarisi ilmu-ilmu syariat dari baginda Rasulullah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">SAW, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">ilmu-ilmu tareqat dan ilmu-ilmu hakikat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">6. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia adalah orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">jadikannya sangat faham tentang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.45pt;" lang="SV">ilmu-ilmu ketuhar </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">an </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.45pt;" lang="SV">dan sangat mengetahui akan rahsia-i ahsia­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">Nya dan keghaiban-Nya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Maha Suci. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">juga telah men­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">jadikannya sebagai pemegang rahsia-rahsia-Nya dan keghaiban­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Nya dan Dia langsung tidak menceritakannya kecuali kepada orang-orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">layak sahaja mengikut kadar kemampuan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">mereka dan keperluan mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">Taala telah berfirman:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">&#8220;(Dialah </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">yang) </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Maha Pemurah maka tanya­</span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">kanlah tentang ini kepada </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">yang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">Maha Mengetahui. </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">&#8221; </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.2pt;" lang="SV">(Surah </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">Al </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Furgan: </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">59)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">7. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia adalah orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">hatinya sentiasa dan selamanya bersama </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.85pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.85pt;" lang="SV">dan Rasul-Nya. Walaupun jasad lahirnya sibuk dengan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.15pt;" lang="SV">urusan lahir alau sibuk dengan membawa manusia kepada </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">Tuhan tetapi dia tetap bersama Tuhannya secara rohnya, mana­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">kala jasadnya bersama makhluk.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">8. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia adalah seorang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">sentiasa menegakkan kebenaran bagi </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">pihak Tuhannya, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">dan tidak sedikit </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">pun </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">berganjak dari </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.4pt;" lang="SV">kebenaran itu walau sekadar seekor semut </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.4pt;" lang="SV">halus, walaupun </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">seluruh manusia menentangnya dan jika mereka bersepakat untuk mengubah prinsipnya, nescaya mereka akan menemui </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">jalan buntu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">9. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia adalah seorang lelaki </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">mengatasi segala kedudukan. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Dia melangkah dan menjangkau ke seluruh peringkat kedu­<span style="letter-spacing:-.05pt;">dukan manusia seluruhnya pada zamannya dan sesiapa </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">pun </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">tidak dapat mengatasinya bahkan sesiapa </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">cuba mengatasi­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">nya tidak akan berjaya. Sesungguhnya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">akan meng­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">angkat kedudukannya di atas sekalian mereka dan menyem­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">bunyikannya daripada mereka. laitu mereka menyangka dia </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">adalah seperti mereka sedangkan dia amat mulia di sisi </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">Tuhannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">10. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia adalah orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">merendahkan dirinya bagi orang-orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">mukmin dan meninggikan dirinya ke atas orang-orang kafir </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">hingga mereka tidak mampu merendah-rerdahkan dan meng­hinanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">11. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">menjadi rujukan manusia seluruhnya bagi menye­</span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">lesaikan perselisihan pendapat di kalangan mereka terhadap <span style="letter-spacing:-.1pt;">perkara-perkara baru </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">tidak dinyatakan penyelesaiannya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">di dalam </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Al </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">Quran dan Hadis serta pendapat ulama mujtahidin. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">Ini adalah kerana dia adalah orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang paling </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">tinggi ilmunya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">di zamannya. Firman </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">Taala:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">&#8220;Dan </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">kalau mereka ~m</span></em><em><sup><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">n&#8217;</span></sup></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.4pt;" lang="SV">en~yerahkan kepada </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">Rasul dan ulil amri di kalangan mereka, tentulah orang-orang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">yang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">mengetahui kebenaran akan dapat mengetahuinya dari mereka yakni rasul dan ulil z?rri. &#8221; </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.45pt;" lang="SV">(Surah </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">An </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Nisa&#8217;. </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.45pt;">83)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;">Ini juga kerana </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;">telah mengangkat kedudukan Rasu­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.5pt;">lullah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">SAW </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.5pt;">dan mengilhamkan kepadanya ilmu hikmah dan </span><span style="font-family:&quot;">kebenaran serta ketajaman kata-kata sebagai rahmat Tuhan <span style="letter-spacing:-.45pt;">terhadap hamba-hamba-Nya </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">yang lain agar </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.45pt;">mereka tidak tersesat </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;">dan binasa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;">12. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">Dia merupakan khalifah iaitu wakil </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;">dan Rasul-Nya kepada </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;">hamba-hamba-Nya walaupun kekuatan lahiriah ketika itu di </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">kalangan orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;"> </span></p>
<p class="Style7" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">13. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia merupakan seorang wali kutub </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">menjadi tempat </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">tumpuan seluruh urusan agama dan tempat bergantung </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">seluruh urusan rohaniah umat </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">Islam.</span></p>
<p class="Style7" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="Style7" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">14. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia merupakan seorang Ghaus </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">dengannya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">memberi </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">pertolongan kepada manusia sezamannya dari segala bencana </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">dan malapetaka.</span></p>
<p class="Style7" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="Style7" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">15. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Dia </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">tunggal di kalangan umatnya dan baginya orang­<span style="letter-spacing:-.05pt;">orangnya (pengikut-pengikutnya) </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">ramai </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">menyam­</span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">paikan pula apa-apa ilmu </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">diajarkan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">kepadanya. <span style="letter-spacing:-.05pt;">Begitulah juga segala apa </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">diilhamkan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">kepadanya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">mengenai kefahaman terhadap </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Al </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Quran dan Sunnah Rasu­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">lullah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">SAW </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">sebagai memenuhi tuntutan serta keperluan manu­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.4pt;" lang="SV">sia di zamannya untuk mengungkai segala masalah dan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">mensucikan jiwa mereka. Savidina Ali k.w </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">j. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">pernah berkata:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">&#8220;Wahai Tuhan, janganlah Engkau sunyikan dunia ini dari </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">seorang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">menegakkan hujah-Mu tidak kira sama ada zahir </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">dan jelas mahupun secara batin dan tersembunyi </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">agar </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">dengan </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">itu tidak terhapuslah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">hu</span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">jah-hujah-Mu dan bukti-bukti kebe­<span style="letter-spacing:-.05pt;">naran-Mu.&#8221;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">16. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Sabda Rasulullah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">SAW yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">bermaksud:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">&#8220;Sesungguhnya </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Allah </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">membangkitkan di setiap awal kurun </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.4pt;" lang="SV">bagi umat ini seorang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">yang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.4pt;" lang="SV">akan memperbaharui urusan </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">agaynanya. </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">&#8221; </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.4pt;" lang="SV">(Riwayat </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Abu </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.4pt;" lang="SV">Daud)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.4pt;" lang="SV"> </span></em></p>
<p class="Style7" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">17. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">Sesungguhnya barangsiapa mengenali lelaki ini dan mengi­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">kutinya serta menyerahkan jiwa raganya kepada lelaki tersebut </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">maka sesungguhnya dia telah memperolehi kejayaan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">besar. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">Ini adalah kerana dia iaitu lelaki itu telah memperlihatkan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">salinan peribadi Rasulullah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">SAW </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">dalam seluruh tindak-tanduk­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">nya.</span></p>
<p class="Style7" style="text-indent:.5in;line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">18. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">Dia adalah sesempurna manusia dalam menyerupai Rasulullah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">SAW. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">Orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">yang paling </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">kuat tautan kasih sayang dengan </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">baginda serta merupakan seagung-agung manusia di zaman­<span style="letter-spacing:.05pt;">nya dalam mengikuti peribadi Rasulullah </span></span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="SV">SAW. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">Dia sentiasa </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.2pt;" lang="SV">berhubung secara rohani dengan Rasulullah dalam ketika </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">jaganya dan tidurnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">19. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">Dia menjadi keinginan seluruh orang mukmin. Tumpuan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">orang-orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">berbuat kebaikan dan harapan setiap orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">suci dan murni hatinya. Setiap mereka mencari-carinya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">dan berusaha mendapatkannya. Ini mencontohi apa </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">telah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">dilakukan oleh Nabi </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Musa a.s. dan mengikut apa </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">dipesan oleh Rasulullah melalui sabdanya </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">bermaksud:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">&#8220;Tuntutlah ilmu walau hingga ke negeri </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">China. </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">&#8220;</span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV"></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">Ilmu </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">dimaksudkan itu hanya boleh didapati pada orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">Aim yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.3pt;" lang="SV">beramal dengan ilmunya dan sempurna keperi­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">badiannya. laitu ilmu mengenai iman dan ilmu membersihkan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">jiwa serta ilmu </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">membawa kita kepada </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="SV">Allah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">Rasulullah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">SAW </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">pernah bersabda </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">bermaksud:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">&#8220;Mintalah </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">petunjuk dari orang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">yang </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">berakal, nescaya kamu </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">akan mendapat petunjuk dan janganlah mengingkarinya nes­</span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">caya kamu akan menyesal. </span></em><em><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.1pt;" lang="SV">&#8220;</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">Orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">berakal di sini maksudnya ialah orang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.25pt;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">terpaut kepada </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">melalui tanda-tanda kebesaran-Nya. </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">Dan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="SV">terpaut kepada Rasulullah melalui wasiat </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.45pt;" lang="SV">wasiatnya </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.05pt;" lang="SV">dan tunjuk ajarnya. Keperluan mendampingi (secara lahir) </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">lelaki ini bergantung kepada kadar </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:.35pt;" lang="SV">diperlukan oleh </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">seseorang itu. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Dan </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">tidak mesti mendampinginya sepanjang <span style="letter-spacing:-.4pt;">hayat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">Apabila ia kembali bertemu </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Allah, </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">wajiblah ke atas </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.35pt;" lang="SV">urnat Islam </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">mendampingi orang-orangnya </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">mewarisi ilmu-ilmunya, <span style="letter-spacing:.4pt;">sifat </span><span style="letter-spacing:-.3pt;">sifatnya dan amalan-amalannya. </span></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Dan </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.3pt;" lang="SV">hendaklah berlumba­</span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">lumba dengan berpegang teguh dengan perkara-perkara tadi </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">dan dalam mengajarkannya kepada orang </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">lain, </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">sehinggalah </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">Allah </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">mendatangkan seorang hamba-Nya </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">yang lain yang </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.25pt;" lang="SV">dipilih </span><span style="font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="SV">bagi menggantikan tempatnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lenterasufi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lenterasufi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lenterasufi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lenterasufi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lenterasufi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lenterasufi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lenterasufi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lenterasufi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lenterasufi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lenterasufi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lenterasufi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lenterasufi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lenterasufi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lenterasufi.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=3&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/14/manusia-memerlukan-mursyid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cf7a4a0eab861144437a54b0c2b378fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mosafzas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/13/hello-world/</link>
		<comments>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/13/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 07:03:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mosafzas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=1&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lenterasufi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lenterasufi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lenterasufi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lenterasufi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lenterasufi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lenterasufi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lenterasufi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lenterasufi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lenterasufi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lenterasufi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lenterasufi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lenterasufi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lenterasufi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lenterasufi.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lenterasufi.wordpress.com&amp;blog=6567429&amp;post=1&amp;subd=lenterasufi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lenterasufi.wordpress.com/2009/02/13/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cf7a4a0eab861144437a54b0c2b378fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mosafzas</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
